Otoritas_News.com // Mesuji, Lampung – Proyek rehabilitasi SMK Setia Bakti yang terletak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah dugaan masalah dalam pelaksanaannya. Temuan di lapangan menunjukkan adanya pemasangan keramik yang sudah pecah serta roster yang mengalami keretakan.
Proyek yang didanai dari APBN Tahun 2025 sebesar Rp 940.222.192 dengan waktu pelaksanaan 150 hari ini seharusnya meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan di SMK Setia Bakti. Namun, kondisi yang ditemukan di lapangan justru menimbulkan kekhawatiran terkait mutu pekerjaan.
“Kami sangat kecewa dengan hasil pekerjaan ini,” ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya. “Seharusnya, dengan anggaran yang cukup besar, hasilnya bisa lebih baik. Ini malah terkesan asal-asalan.”
Dari pantauan di lokasi pada tanggal 25 Desember 2025, terlihat beberapa keramik yang sudah terpasang dalam kondisi pecah. Selain itu, pemasangan roster yang seharusnya memberikan ventilasi dan estetika pada bangunan juga ditemukan mengalami keretakan.
Kasus ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat Mesuji, yang berharap agar proyek-proyek pembangunan di wilayah mereka dilaksanakan dengan transparan dan akuntabel.
Mereka juga meminta agar pemerintah daerah dan pusat melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap pelaksanaan proyek-proyek yang didanai oleh uang rakyat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pihak kontraktor pelaksana proyek. Masyarakat berharap agar masalah ini segera ditangani agar tidak merugikan siswa dan guru SMK Setia Bakti.












