LAMPUNG – Ketua DPD Perkumpulan Pers Daerah Seluruh Indonesia (PPDI) Provinsi Lampung, Apri Susanto, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf beserta jajarannya yang mulai menelusuri dugaan korupsi yang telah berlangsung bertahun-tahun di Kabupaten Mesuji, Jumat (9/7/2026).
Apri menyoroti kasus proyek Pembangunan Islamic Center yang menghabiskan anggaran ratusan miliar rupiah namun belum memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menuding adanya penggandaan alokasi dana untuk pekerjaan sejenis, seperti pengecoran beton dan pembangunan pagar yang tercatat dalam pos anggaran terpisah. “Kami berharap kerugian negara dapat segera dikembalikan dan kasus ini dituntaskan hingga tuntas,” ujarnya.
Secara terpisah, warga Mesuji yang diwakili Desmon menyambut baik langkah tersebut sekaligus mempertanyakan kinerja penegak hukum sebelumnya. Ia menuding adanya pola korupsi terstruktur yang melibatkan berbagai proyek, mulai dari Islamic Center, Irigasi Gantung, hingga rehabilitasi sekolah dengan anggaran yang dianggap tidak wajar, seperti satu sekolah yang dialokasikan dana rehab hingga Rp4 miliar.
Warga pun mempertanyakan mengapa dugaan penyimpangan di dinas pendidikan, pekerjaan umum, sosial, dan kesehatan yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah tidak pernah disentuh, sementara yang kerap diperiksa hanya pihak kontraktor kecil. “Kami meminta penegak hukum bekerja secara profesional dan berani menelusuri jejak dana besar yang selama ini menjadi misteri lumbung korupsi di Mesuji,” tegas Desmon.
—












