Otoritas-Nwes.Com // MESUJI, [Tanggal Hari Ini] – Pelaksanaan program Makan Bergizi (MBG) di wilayah Kecamatan Panca Jaya, Kabupaten Mesuji, mendadak menjadi sorotan tajam publik. Hal ini dipicu oleh beredarnya foto paket makanan yang diterima siswa di sekolah, yang dianggap jauh dari standar nutrisi yang diharapkan.
Dalam foto yang viral di media sosial, khususnya di platform Facebook, paket MBG tersebut hanya berisi satu butir telur rebus, satu buah ubi jalar (muntul), satu potong tahu goreng, dan empat butir kurma. Mirisnya, seluruh menu tersebut dibungkus hanya menggunakan kantong plastik bening biasa.
Kondisi ini memicu reaksi keras dari para orang tua murid. Banyak dari mereka yang merasa kecewa dengan kualitas dan kuantitas menu yang diberikan kepada anak-anak mereka.
“Anak pulang sekolah bawa bekal seperti ini. Apa ini yang disebut makan bergizi? Rasanya sangat tidak layak jika dibandingkan dengan semangat programnya,” ujar salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya.
Keluhan serupa membanjiri kolom komentar di berbagai postingan Facebook. Netizen memberikan sindiran pedas, mempertanyakan transparansi anggaran serta nilai gizi dari menu tersebut. Banyak warganet yang meragukan apakah menu tersebut mampu memenuhi kebutuhan nutrisi harian siswa dalam program MBG.
Selain masalah kualitas gizi, publik juga menyoroti aspek nominal harga paket tersebut. Dengan menu yang tampak sangat sederhana, muncul spekulasi mengenai efisiensi dan penggunaan dana dalam pengadaan makanan di tingkat lokal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait atau penyelenggara program di Kecamatan Panca Jaya mengenai standar operasional prosedur (SOP) pengadaan menu tersebut. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengevaluasi pelaksanaan program ini agar tujuan utama pemberian gizi bagi anak sekolah dapat tercapai secara maksimal dan tepat sasaran.
(Hendra)












