MESUJI, LAMPUNG (19/08/2026) – Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Lintas Provinsi, tepatnya di simpang Pematang Brabasan, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung. Seorang pengendara sepeda motor, seorang pemuda berinisial DN, meninggal dunia setelah menabrak bagian belakang sebuah truk yang mogok di bahu jalan tanpa tanda peringatan.
Kecelakaan itu terjadi ketika korban sedang dalam perjalanan pulang dari Praktik Kerja Lapangan (PKL). Menurut saksi mata, truk tersebut telah terparkir di lokasi berbahaya itu selama tiga hari berturut-turut. Kondisi jalan yang gelap akibat minim penerangan dan posisi truk di jalur turunan membuat pengendara lain sulit mendeteksi keberadaan truk tersebut.
Saksi juga mengungkapkan bahwa supir truk tidak memasang rambu-rambu peringatan apapun di sekitar kendaraannya. Hal ini sangat disayangkan karena lokasi kejadian merupakan jalur lalu lintas yang cukup padat, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Dalam insiden tersebut, DN tidak sempat menghindari truk dan menabrak bagian bak belakang truk dengan keras. Korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan pantauan media di TKP, truk tersebut, yang merupakan truk bermuatan berat dengan nomor polisi BE 9370 NJ, terparkir tepat di jalur kendaraan. Supir truk membenarkan bahwa kendaraannya mengalami kerusakan pada komponen penggerak kopel, sehingga ditinggalkan di lokasi tanpa langkah pengamanan yang diwajibkan peraturan.
Fakta lain yang mencuat adalah truk tersebut tidak memiliki plat nomor di bagian belakang. Selain itu, data masa berlaku pajak dan masa pakai plat nomor menunjukkan tanggal jatuh tempo 04-2025, yang artinya kendaraan itu seharusnya sudah memperbarui dokumen serta plat nomor kendaraan jauh sebelum kejadian berlangsung.
Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini. Namun, dugaan awal mengarah pada kelalaian supir truk yang tidak memasang rambu-rambu peringatan dan memarkir kendaraannya di lokasi yang berbahaya.
Keluarga korban dan masyarakat setempat mengecam tindakan supir truk yang tidak bertanggung jawab. Mereka berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini dan menindak supir truk sesuai dengan hukum yang berlaku.
