Otoritas-News.Com // MESUJI – Kekecewaan mendalam dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Mesuji yang hendak mengurus administrasi kependudukan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya. Sejumlah warga mengeluhkan mandeknya proses pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dengan alasan klasik: stok blanko habis.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (27/02/2026), banyak warga yang harus pulang dengan tangan hampa setelah menunggu berhari-hari. Padahal, identitas fisik tersebut sangat dibutuhkan untuk berbagai keperluan mendesak.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keresahannya atas ketidakpastian layanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mesuji.
“Ya Pak, kami sudah berapa hari ini menunggu KTP tapi belum bisa dicetak. Alasannya blanko habis. Padahal kami sangat perlu identitas ini untuk urusan penting. Ada apa sebenarnya dengan birokrasi di Disdukcapil ini?” keluhnya dengan nada kecewa.
Warga juga menyoroti kinerja kepemimpinan di instansi tersebut. Muncul anggapan di tengah masyarakat bahwa pergantian Kepala Dinas (Kadis) yang baru justru belum membawa perubahan ke arah yang lebih baik, malah terkesan semakin lambat dalam penanganan ketersediaan material KTP.
Situasi ini dinilai kontradiktif dengan semboyan yang diusung oleh Disdukcapil, yakni “Siap Melayani untuk Negeri.” Masyarakat berharap slogan tersebut bukan sekadar hiasan dinding, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata berupa ketersediaan stok blanko dan kecepatan pelayanan.
“Informasinya Kadisnya baru, tapi kok semakin lama semakin tidak beres. Kami harap ada evaluasi cepat agar masyarakat tidak terus dirugikan,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Disdukcapil Kabupaten Mesuji belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kekosongan blanko dan kapan ketersediaannya akan kembali normal. Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Mesuji untuk segera turun tangan membenahi carut-marut pelayanan publik ini agar hak warga dalam mendapatkan identitas kependudukan dapat segera terpenuhi.
