Berita  

Tumpukan Sampah di SMP Negeri 1 Mesuji, Terancam Noda Lingkungan

Mesuji Lampung

Oplus_131072

Otoritas-News.com // MESUJI, LAMPUNG – Misi menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan kondusif untuk belajar di SMP Negeri 1 Mesuji, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, tampaknya hanya tinggal slogan.

Fakta memprihatinkan terkuak saat awak media melakukan kunjungan pada hari ini, Selasa, 18 November 2025, dugaan di mana tumpukan sampah terlihat dibiarkan menumpuk bukan pada tempatnya, mencoreng citra sekolah berakreditasi ‘A’ tersebut.

 

Pembiaran yang Mencolok Berdasarkan pantauan di salah satu sudut, terlihat sebuah lahan terbuka yang dikelilingi tembok bata – yang seharusnya bisa menjadi area hijau atau fasilitas pendukung – malah dipenuhi rumput liar, sampah organik, serta sampah anorganik berupa botol plastik, bungkus makanan, dan puing-puing.

 

Sampah-sampah yang bercampur, memancarkan bau tak sedap dan berpotensi menjadi sarang penyakit. Parahnya, kondisi ini terlihat sudah berlangsung lama, menandakan adanya pembiaran serius dari pihak yang bertanggung jawab atas kebersihan lingkungan sekolah.

 

“ Tumpukan sampah ini sudah lama dibiarkan. Ini adalah cerminan buruk dari manajemen kebersihan di lembaga pendidikan. Bagaimana mungkin sekolah yang menyandang Akreditasi A membiarkan lingkungannya kotor dan tidak terawat?” ujar salah satu guru dari sekolah han yang lain yang saat itu berada di lokasi.

 

SMP Negeri 1 Mesuji memiliki fasad bangunan utama yang megah dan terawat, dengan warna hijau-kuning mencolok, lengkap dengan ornamen khas daerah dan plakat besar bertuliskan “Akreditasi A”. Ironi mencuat, di saat tampilan depan sekolah berusaha menunjukkan kualitas terbaik, pemandangan tumpukan sampah di area belakang atau samping justru menceritakan kisah yang kontras.

 

Pemerintah Kabupaten Mesuji dan Dinas Pendidikan setempat dituntut untuk segera mengambil tindakan tegas. Pihak sekolah, dalam hal ini Kepala Sekolah dan jajaran guru, harus bertanggung jawab penuh atas kelalaian dalam mengelola kebersihan lingkungan yang menjadi area vital bagi tumbuh kembang siswa.

Exit mobile version