Berita  

Pembangunan Pasar Rakyat Dimulai, Pemkab Mesuji Beri Bukti Keberpihakan pada PKL

Indonesia // Mesuji Lampung

Otoritas-News.com // ​Mesuji, 7 November 2025 – Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) telah memulai proyek pembangunan penambahan bangunan di Pasar Rakyat Simpang Pematang. Pembangunan ini ditujukan untuk memfasilitasi relokasi para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini enggan menempati bangunan pasar rakyat yang sudah ada.

​Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang, pekerjaan ini bertajuk “Pembangunan Pasar Rakyat Simpang Pematang” dengan Nomor Kontrak 500.2.2/153/KTR/IV.09/MSJ/2025. Pengerjaan dimulai sejak 5 November dan direncanakan selesai pada 20 Desember 2025, dengan nilai kontrak mencapai Rp 1.163.001.556,81 (Satu Miliar Seratus Enam Puluh Tiga Juta Seribu Lima Ratus Lima Puluh Enam, Delapan Puluh Satu Rupiah). Pelaksana proyek adalah CV. Bunga Mayang Putr.

​Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Mesuji, Sunardi, mengungkapkan bahwa pembangunan ini adalah bukti nyata keberpihakan pemerintah daerah kepada para PKL.

​”Ini bukti berpihak pemerintah daerah kepada para pedagang PKL yang sejak 2021 diarahkan pindah ke bangunan pasar rakyat, beralasan tidak layak, sepi, dan fasilitas kurang mendukung,” ujar Sunardi.

​Menurut Kadis UMKM, upaya pemindahan pedagang telah mengalami penundaan berkali-kali. “Setiap mau dipindahkan saudara pedagang minta keringanan dari bulan ke tahun, ke tahun lagi, terakhir bulan Februari 2025 saudara pedagang membuat surat permohonan bersama minta tempo sampai setelah Idul Fitri sampai sekarang belum juga mau pindah,” tambahnya.

​Atas dasar kebijakan dan rasa kemanusiaan, Pemda Kabupaten Mesuji akhirnya menganggarkan penambahan bangunan baru melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

​”Atas kebijakan dan rasa kemanusiaan Pemda kabupaten Mesuji melalui APBD Perubahan menganggarkan penambahan bangunan baru. Rencana awal Januari 2026 para PKL tidak ada alasan lagi tidak mau pindah berdagang di pasar rakyat,” tegas Sunardi.
​Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan daerah. “Niat Ibu Bupati Elfiana Khamami begitu mulia untuk para pedagang menyetujui pembangunan baru. Mohon doa kawan-kawan, saudara semua semoga pembangunan tidak ada hambatan,” pungkasnya.

​Pembangunan ini diharapkan dapat segera selesai dan berfungsi optimal, sehingga seluruh pedagang, termasuk PKL, dapat berdagang di lokasi yang lebih tertata dan representatif, sesuai dengan fungsi Pasar Rakyat Simpang Pematang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *