Otoritas-News.com // Mesuji, 2 November 2025 — Pekerjaan rehabilitasi di Dermaga Wisata Wiralaga, yang seharusnya meningkatkan fasilitas dan kenyamanan, justru menuai kritik tajam dari masyarakat dan pengunjung.
Dugaan pekerjaan asal-asalan terlihat pada beberapa titik perbaikan, memicu kekuatiran publik yang menduga proyek tersebut hanya untuk pencitraan dan mencari keuntungan.
Perbaikan ini disoroti pada hari Minggu, 2 November 2025, di mana Kepala Dinas PUPR, Ir. Agnatius Syahrizal, S.T., M.T., IPP, didampingi Kabid Tata Bangunan Gedung, Rakhmi Pratiwi, S.T., M.T., dan Kabid Sumber Daya Air, Made Louis Ravon, S.T., M.M., melakukan monitoring dan pengecekan di lokasi. Proyek rehab ini mencakup perbaikan gazebo, tangga dermaga, pagar, musala, toilet, dan pengecatan pagar.
Dugaan kejanggalan yang terekam kamera media dan dikeluhkan pengunjung adalah pada pekerjaan perbaikan tangga menuju dermaga. Pengunjung mengungkapkan bahwa perbaikan tangga tersebut terlihat sangat mengkhawatirkan.
”Terlihat hanya disusun bata merah dan adukan semen tanpa menggunakan besi atau coran,” kata seorang pengunjung dermaga.
Terlihat di foto dan video menunjukkan bagian struktur yang seharusnya kokoh malah hanya didirikan dengan susunan bata merah biasa tanpa tampak adanya struktur beton bertulang, menimbulkan kekhawatiran serius akan kekuatan dan keamanan tangga tersebut.
Selain tangga, kualitas perbaikan pada gazebo juga menjadi sasaran kritik.
”Pemasangan perbaikan gazebo nampak tidak rapi dan berkualitas. Menggunakan bahan triplek tipis ,” tambah pengunjung.
Video yang diambil di lokasi memperlihatkan bagian langit-langit gazebo menggunakan material triplek yang tampak tipis dan tidak dirangkai dengan rapi, jauh dari kesan bangunan yang kokoh dan tahan lama di area wisata terbuka.
Menanggapi temuan dan dugaan ini, masyarakat Mesuji melalui kritiknya meminta agar pihak terkait menghentikan praktik perbaikan yang hanya bertujuan untuk “pencitraan dan mengambil keuntungan yang menggunakan uang rakyat.”
Masyarakat menuntut pertanggungjawaban dan meminta agar anggaran rakyat digunakan untuk membangun fasilitas yang berkualitas, awet, dan tahan lama. Mereka berharap perbaikan ini tidak hanya dilakukan secara sporadis dan cepat rusak, yang pada akhirnya hanya akan “membuat masyarakat murka.”
Pihak Terkait diminta segera menanggapi temuan ini dan memastikan bahwa semua pekerjaan perbaikan dilakukan sesuai spesifikasi teknis dan standar kualitas yang berlaku demi keselamatan dan kepuasan pengunjung dermaga wisata Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung.
